5 Alat Laboratorium yang Terbuat dari Porselen

Meidi Yuwono

Alat Laboratorium yang Terbuat dari Porselen – Laboratorium merupakan tempat eksperimen yang di dalamnya terdapat berbagai jenis peralatan laboratorium. Alat laboratorium ini digunakan untuk menunjang kegiatan penelitian sesuai dengan fungsi dan kegunaannya masing-masing. 

Tapi tahukah kamu jika alat laboratoratorium ternyata dapat terbagi-bagi menjadi beberapa klasifikasi? Misalnya seperti alat laboratorium yang terbuat dari kaca, kayu, besi dan porselen. Bahan yang berbeda-beda ini tentu memiliki fungsi dan kegunaan yang beragam.

5 Alat Laboratorium yang Terbuat dari Porselen

Alat Laboratorium yang Terbuat dari Porselen

Porselen adalah bahan keramik yang dihasilkan dari proses pemanasan pada suhu tinggi, sekitar 1200°C hingga 1400°C. Bahan utama dari pembuatan porselen adalah kaolin, yaitu tanah liat atau batuan dengan kandungan besi yang rendah.

Bahan yang menyusun porselen ini adalah bahan yang tahan terhadap suhu panas tinggi, sehingga cocok sekali untuk pengujian laboratorium yang penerapannya menggunakan metode pemanasan. Misalnya saat menggunakan oven laboratorium ataupun tanur laboratorium.

Lalu yang jadi pertanyaan adalah, sebenarnya apa saja alat laboratorium yang terbuat dari porselen itu? Berikut Blog Kimia coba ulas alat-alat tersebut!

1. Cawan Porselen

Gambar Cawan Porselen

Cawan porselen adalah salah satu alat laboratorium yang terbuat dari bahan porselen. Fungsi cawan porselen yaitu sebagai wadah atau tempat sampel pada proses penguapan seperti kristalisasi ataupun pemisahan kadar air.

Bahan porselen pada cawan ini mampu menahan suhu panas yang tinggi, sehingga alat ini tidak akan meleleh ataupun pecah pada proses peleburan di dalam furnace. 

2. Krusibel

Gambar Krusibel

Krusibel laboratorium atau cawan krusibel adalah alat laboratorium yang menyerupai gelas kecil dengan penutup di atasnya. Fungsi krusibel adalah sebagai wadah sampel dalam pengujian yang memerlukan metode pemanasan.

Alat ini sebenarnya memiliki kegunaan yang hampir sama dengan cawan porselen. Namun tungku Krusibel ini lebih umum digunakan sebagai wadah sampel pada proses pengabuan pada furnace.

3. Mortar dan Alu

Gambar Mortar dan Alu, alat laboratorium yang terbuat dari porselen

Mortar adalah mangkuk kecil yang terbuat dari keramik porselen. Alat ini biasanya memiliki tingkat ketebalan diatas 10 mm agar tahan terhadap tekanan (ulekan) dari alu. Fungsi mortar sendiri yaitu sebagai tempat sampel yang akan dihaluskan.

Sedangkan alu adalah alat laboratorium yang menyerupai ulekan dapur, hanya saja dengan bentuk yang lebih kecil dan terbuat dari porselen. Fungsi alu yaitu sebagai alat penumbuk sampel pengujian, misalnya untuk menumbuk obat-obatan di laboratorium farmasi.

Perlu kamu ingat jika mortar dan alu adalah alat laboratorium yang sifatnya saling melengkapi. Artinya penggunaan alat ini harus selalu bersamaan (satu kesatuan).

4. Corong Buchner

Gambar Corong Buchner

Corong buchner adalah alat laboratorium yang bentuknya mirip seperti corong gelas dan terbuat dari bahan porselin. Fungsi corong buchner yaitu sebagai tempat (media) pemindahan sampel pada penyaringan larutan kimia.

Penyaringan menggunakan corong buchner juga membutuhkan kertas saring berpori mikron agar dapat menghasilkan kemurnian dan kejernihan filtrat yang sempurna.

Biasanya corong buchner digunakan pada proses filtrasi menggunakan instrumen vakum. Proses filtrasi menggunakan vakum akan jauh lebih cepat dan efisien daripada mengunakan cara manual.

5. Plat Tetes

Gambar Plat Tetes

Plat tetes adalah alat laboratorium yang berbahan keramik ataupun porselen. Namun umumnya plat tetes terbuat dari porselen. Bentuk dari plat tetes menyerupai cekungan kecil yang ada pada sebuah lempengan plat (cekungannya mirip seperti mangkok kecil).

Fungsi plat tetes adalah sebagai tempat untuk merekasikan suatu zat dengan jumlah yang kecil. Biasanya di laboratorium kimia alat ini sering laboran gunakan untuk merekasikan sampel menggunakan indikator zat warna.

Itulah 5 peralatan laboratorium yang terbuat dari bahan porselen. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian para saintis muda Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Tinggalkan komentar