Blogkimia – Pernah dengar plat tetes laboratorium? Alat ini adalah tempat mereaksikan suatu zat atau sampel dalam jumlah yang kecil. Tulisan kali ini akan membahas mengenai alat laboratorium yang satu ini, mulai dari pengertian dan fungsi, cara penggunaan dan jenisnya serta harganya.

Pengertian Plat Tetes Laboratorium

Gambar Plat Tetes

Gambar Plat Tetes

Plat tetes adalah peralatan laboratorium yang berbahan keramik ataupun porselen. Bentuknya menyerupai lempengan atau cekungan seperti mangkok, namun dengan ukuran yang kecil ini, plat tetes memiliki fungsi yang cukup penting.

Plat tetes berfungsi untuk mereaksikan suatu zat dengan jumlah yang kecil. Biasanya di dalam pengujian kimia alat ini digunakan sebagai tempat mereaksikan sampel dengan indikator zat warna.

Fungsi Plat Tetes di Laboratorium

Fungsi Plat Tetets

Fungsi Plat Tetets

Plat tetes sendiri terbuat dari bahan porselen serta dilengkapi dengan lubang yang berfungsi sebagai tempat untuk meneteskan cairan kimia. Seperti yang sudah kami singgung diatas bahwa plat tetes mempunyai fungsi yang cukup penting yaitu sebagai wadah untuk merekasikan suatu zat.

Contohnya saat melakukan pengujian terhadap golongan zat yang berbentuk serbuk dengan meneteskan cairan kimia. Fungsi lainnya yaitu berfungsi sebagai wadah untuk menguji pH larutan asam maupun basa.

Namun diantara kedua fungsi diatas, ternyata plat ini memiliki banyak sekali fungsi seperti:

  • Observasi perilaku zat pada keadaan tertentu.
  • Analisis kualitatif untuk menentukan faktor terhadap suatu sampel apakah terlarut atau hancur.
  • Menentukan polaritas zat atau sampel.
  • Menentukan kelarutan zat atau sampel.
  • Mengamati pembentukan endapan dan perubahan warna.
  • Memudahkan pengamatan saat merekasikan suatu zat.

Cara Menggunakan Plat Tetes Laboratoorium

Cara menggunakan plat tetes sangatlah mudah. Caranya yaitu letakan kertas lakmus berwarna yang telah dipotong menjadi bagian yang kecil. Kemudian, teteskan larutan yang ingin diperiksa sifat asam-basanya.

Ingat ya, saat sudah selesai menggunakan plat tetes untuk pemeriksaan suatu zat, kita wajib membersihkannya dengan cara dicuci menggunakan air dan juga sabun agar bisa menghilangkan zat yang menempel.

Jenis-Jenis Plat Tetes Laboratorium

Terdapat beberapa jenis plat tetes yang ada di laboratorium. Masing-masing menggunakan bahan yang berbeda sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Berikut ini adalah 3 jenis plat yang ada di laboratorium:

  1. Plat Porselen: Terbuat dari porselen yang tahan terhadap asam dan alkali serta dapat diautoklaf. Plat ini berwarna putih sehingga dapat bekerja dengan baik pada saat mengamati reaksi perubahan warna.
  2. Plat  Polystyrene: Terbuat dari polystyrene sehingga tidak kuat untuk digunakan pada pelarut yang kuat. Plat ini mudah dibersihkan dan dapat diautoklaf.
  3. Plat Mikro: Terbuat dari plastik bening yang memudahkan kita pada saat pengujian kimia mikro.

Harga Plat Tetes Laboratorium

Plat tetes memiliki harga yang bervariasi tergantung dari bahan dan jumlah lubang yang ada pada plat ini. Berikut ini adalah harga plat tetes yang sudah kami dapatkan dari marketplace Indonesia.

[table id=5 responsive=scroll responsive_breakpoint=phone/tablet/desktop]

Tabel diatas adalah rincian harga dari plat tetes laboratorium. Kalian juga bisa membelinya langsung melalui tombol beli yang sudah kami sediakan.

Kesimpulan

Setelah membaca tulisan diatas maka bisa ditarik kesimpulan bahwa plat tetes merupakan alat laboratorium yang digunakan untuk mereaksikan zat dengan skala yang kecil. Plat tetes memiliki 3 jenis di laboratorium, yaitu plat porselen, plat polystyrene, dan plan mikro.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kalian yang sedang mencari referensi mengenai plat tetes dan fungsinya sebagai salah satu alat laboratorium.