25 Contoh Makanan Awetan Nabati

Taukah kalian jika di sekitar kita terdapat banyak sekali jenis makanan awetan yang terbuat dari bahan nabati? Lalu apa itu makanan awetan ini? Nah mari kita mengenal 25 contoh makanan awetan ini!

Makanan awetan adalah makanan yang telah diproses sedemikian rupa sehingga memiliki daya simpan yang lebih lama dibandingkan dengan makanan segar. Proses pengawetan ini bertujuan untuk mencegah atau memperlambat pembusukan makanan yang disebabkan oleh mikroorganisme, enzim, atau faktor lingkungan lainnya. Beberapa metode pengawetan makanan meliputi pengeringan, pengasinan, pengasapan, fermentasi, dan pengalengan.

Sementara itu, bahan nabati merupakan jenis bahan makanan yang berasal dari tumbuhan, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan produk turunannya. Banyak sekali bahan nabati yang dapat dijadikan produk makanan seperti ini.

25 Contoh Makanan Awetan Nabati

25 Contoh Makanan Awetan Nabati
25 Contoh Makanan Awetan Nabati

Berikut adalah 25 contoh makanan awetan nabati yang umum ditemui:

  1. Kismis (anggur kering)
  2. Kurma kering
  3. Manisan buah
  4. Acar mentimun
  5. Asinan sayuran
  6. Tempe
  7. Oncom
  8. Tauco
  9. Kecap
  10. Sauerkraut (kubis fermentasi)
  11. Kimchi (sayuran fermentasi khas Korea)
  12. Miso (pasta kedelai fermentasi)
  13. Natto (kedelai fermentasi khas Jepang)
  14. Keripik buah
  15. Keripik sayuran
  16. Selai buah
  17. Buah kaleng (seperti nanas, persik, atau ceri)
  18. Sayuran kaleng (seperti jagung, kacang polong, atau tomat)
  19. Jamur kering
  20. Teh herbal kering
  21. Rempah-rempah kering
  22. Pasta tomat
  23. Saus sambal
  24. Dendeng sayur (seperti dendeng jamur)
  25. Buah beku (seperti stroberi, blueberry, atau mangga)

Setiap makanan awetan ini memiliki metode pengawetan yang berbeda, namun semuanya bertujuan untuk memperpanjang umur simpan bahan nabati tanpa menghilangkan nutrisi dan rasanya secara signifikan. Makanan-makanan ini diawetkan menggunakan berbagai metode yang bisa kalian lihat pada tabel berikut ini:

Metode PengeringanContoh Makanan
PengeringanKismis dan kurma kering
PengasinanAsinan sayuran
FermentasiTempe dan Kimchi
PengalenganBuah dan sayuran kaleng
PembekuanBuah beku
Penggunaan GulaManisan buah dan selai
Penggunaan CukaAcar

Kesimpulan

Makanan awetan dari bahan nabati merupakan solusi praktis untuk memperpanjang umur simpan produk pertanian tanpa menghilangkan nilai gizi secara signifikan. Berbagai metode pengawetan memungkinkan kita untuk menikmati buah dan sayuran di luar musimnya, mengurangi pemborosan makanan, dan menyediakan opsi makanan yang lebih beragam sepanjang tahun.

Meskipun makanan awetan memiliki banyak keuntungan, penting untuk tetap mengkonsumsinya secara seimbang dengan makanan segar. Makanan segar tetap memiliki kandungan nutrisi yang lebih optimal dan rasa yang lebih alami.

Bagikan Artikel Ini!
Meidi Yuwono
Meidi Yuwono

Mahasiswa lulusan D3 Analisis Kimia dan S1 Teknologi Hasil Pertanian yang memiliki minat menulis artikel bertema edukasi & pendidikan.

Articles: 207

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *