Cara Pembuatan Oksigen di Laboratorium

Taukah kamu jika di sekitar kita banyak sekali senyawa kimia yang tidak tampak, salah satunya adalah oksigen. Tapi apakah gas oksigen bisa kita buat yah? Tentu bisa ya, tapi pembuatan oksigen harus dilakukan di laboratorium dengan mengikuti prosedur keselamatan dan keamanan.

Bahkan ada beberapa metode yang bisa kamu lakukan untuk membuat gas oksigen, seperti dengan metode elektrolisis, metode pemisahan, dan menggunakan reaksi kimia. Nah lebih lengkapnya kamu bisa baca artikel ini hingga selesai ya!

Pengertian Oksigen?

Sebenarnya apa itu oksigen? Oksigen adalah unsur kimia dengan simbol O dan merupakan gas tanpa warna, tidak berbau, dan tidak berasa. Oksigen merupakan komponen utama udara (sekitar 21%), dan dianggap sebagai unsur yang paling penting bagi keberlangsungan hidup.

Nah taukah kamu jika oksigen sangat diperlukan dalam industri kimia dan industri farmasi? Misalnya seperti pada pembuatan besi dan baja, pembuatan kimia, dan pembakaran bahan bakar.

Cara Pembuatan Oksigen di Laboratorium

Cara pembuatan oksigen di laboratorium dapat dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya adalah:

  1. Elektrolisis air: Oksigen diperoleh melalui proses elektrolisis air dengan menggunakan elektroda yang ditempatkan pada air yang telah diencerkan. Proses ini menghasilkan oksigen di satu elektroda dan hidrogen di elektroda lainnya.
  2. Pemisahan oksigen dari gas alam: Oksigen dapat diperoleh dari gas alam seperti udara melalui proses pemisahan oksigen dari udara dengan menggunakan proses adsorpsi atau kristalisasi. Kedua proses ini dapat digunakan untuk menghasilkan oksigen dengan konsentrasi tinggi. Namun biaya yang dikeluarkan relatif mahal dan kompleks serta memerlukan peralatan yang khusus.
  3. Pembuatan oksigen melalui reaksi kimia: Oksigen dapat dihasilkan melalui reaksi kimia antara unsur-unsur lain, seperti reaksi antara permanganat potassium dan asam sulfat. Salah satunya adalah reaksi antara permanganat potassium (KMnO4) dan asam sulfat (H2SO4), menghasilkan reaksi kimia sebagai berikut:

2KMnO4 + 3H2SO4 → K2SO4 + 2MnSO4 + 5O2 + 6H2O

Perlu kamu ingat jika pembuatan oksigen di laboratorium sangat cukup beresiko. Sehingga kamu harus menjaga keselamatan dan mengikuti prosedur yang sesuai. Pastikan pekerjaan dilakukan dengan benar dan bahwa Oksigen yang dihasilkan dapat digunakan secara aman.

Avatar

Meidi Y

Mahasiswa lulusan D3 Analisis Kimia yang Sedang Melanjutkan Kuliah S1 Teknologi Hasil Pertanian di Kota Pendidikan.

Bagikan:

Tags:

Tinggalkan komentar