Alat Laboratorium
Home » Blog » Pembakar Spiritus dan Fungsinya

Pembakar Spiritus dan Fungsinya

Di dalam laboratorium kita mengenal alat pemanasan secara konvensional yang dikenal sebagai pembakar spiritus. Alat ini sebenarnya memiliki kemiripan dengan bunsen laboratorium dalam fungsinya, hanya saja lebih sederhana.

Untuk itu mari kita coba mengenal pembakar spiritus dan fungsinya di laboratorium melalui artikel singkat ini.

Pengertian Pembakar Spiritus

Gambar Pembakar Spiritus
Gambar Pembakar Spiritus

Pembakar spiritus adalah alat laboratorium yang digunakan untuk menghasilkan nyala api. Sesuai namanya, bahan bakar dari alat ini menggunakan spiritus yang disalurkan menggunakan sumbu. Kemudian Sumbu ini akan menyerap spiritus dan dikeluarkan ke bagian atas dari alat ini. 

Dalam laboratorium alat ini lebih sering di temukan daripada pembakar bunsen. Hal ini karena pembakar spiritus memiliki harga yang lebih murah dan mudah perawatannya. Beberbeda dengan pembakar bunsen yang memiliki harga jauh lebih mahal, apalagi pada bahan pembakarnya. 

Kamu dapat memiliki pembakar spiritus dengan harga yang terjangkau mulai 20 ribu hingga 50 ribu. .

Fungsi Pembakar Spiritus

Fungsi Pembakar Spiritus

Pembakar spiritus berfungsi sebagai alat penunjang dalam proses pengujian yang membutuhkan pemanasan di dalamnya. Pengujian ini biasanya bersifat kualitatif dalam kimia analitik. Contohnya seperti pemanasan uji kualitatif pada tabung reaksi, erlenmeyer dan gelas beaker.

Pada saat melakukan pemanasan pada tabung reaksi kita tentu membutuhkan api yang langsung mengenai tabun reaksi. Untuk melakukan hal ini kita perlu mengunakan penjepit tabung reaksi agar proses pengujiannya lebih mudah. Sterilisasi juga dapat dilakukan dengan bantuan pembakar ini. Namun hanya sterilisasi skal kecil saja  yang bisa dilakukan.

Selain itu pembakar spiritus juga dapat digunakan sebagai alat untuk menguapkan bahan kimia dengan menggunakan cawan porselin. Tentu proses penguapan ini akan dibantu dengan rangkaian kaki tiga dan kawat kasa. Dengan bantuan alat ini proses penguapan sampel laboratorium akan lebih cepat lagi.

Cara Menggunakan Pembakar Spiritus

Menggunakan pembakar spiritus sangatlah mudah dan simpel. Pertama kita harus isi terlebih dahulu bahan bakarnya menggunakan spiritus. Kemudian tutup dan diamkan beberapa saat hingga sumbu pembakar ini menyerap secara sempurna.

Jika pembakar spiritus sudah dapat digunakan untuk pengujian, kita hanya perlu menyalakan alat ini dengan korek api. Sementara untuk mematikan alat ini kita hanya perlu menutupkan kembali dengan penutupnya. Tidak disarankan mematikan alat ini dengan cara meniupnya, karena meniupnya tidak akan dapat mematikan api yang menyala.

Gimana, sangat mudah bukan cara pengunaannya. Jika belum paham bisa lihat video di bawah ini:

Kesimpulan

Setelah membaca artikel singkat ini bisa kita simpulkan jika:

  • Pembakar spiritus adalah alat laboratorium yang digunakan sebagai alat bantu dalam pengujian yang membutuhkan proses pemanasan.
  • Fungsi pembakar spiritus dalam laboaratorium diantaranya dapat digunakan sebagai alat pemanasan, penguapan dan sterilisasi.

Demikian artikel mengenai pembakar spiritus dan fungsinya di laboratorium. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi kalian semua.

Meidi Yuwono

Mahasiswa lulusan D3 Analisis Kimia dan S1 Teknologi Hasil Pertanian yang memiliki minat menulis artikel bertema edukasi & pendidikan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.