Alat Laboratorium
Home » Blog » Fungsi Kaca Pembesar dalam Laboratorium

Fungsi Kaca Pembesar dalam Laboratorium

Pernah melihat kaca pembesar saat berada di laboratorium? Lalu apakah kamu tahu fungsi kaca pembesar ini?

Dalam skala yang luas mungkin alat laboratorium ini memiliki fungsi yang sangat banyak. Namun jika berada di laboratorium maka fungsinya tidak begitu banyak karena jarang digunakan pada saat pengujian.

Berikut ulasan singkat dari kaca pembesar yang sudah Blog Kimia rangkum untuk kamu pelajari!

Apa itu Kaca Pembesar

Gambar Kaca Pembesar
Gambar Kaca Pembesar

Kaca pembesar adalah sebuah alat yang dilengkapi dengan lensa cembung berbentuk bulat dengan pegangan plastik atau aluminium. Alat ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan bernama Roger Bacon, seorang filsuf asal Inggris.

Pada awal penemuannya, kaca pembesar masih digunakan untuk memperbesar aksara atau huruf kecil agar terlihat lebih jelas. Namun peradaban yang semakin maju membuat kaca pembesar dapat digunakan dalam berbagai bidang sains seperti medis dan arkeolog.

Fungsi Kaca Pembesar Laboratorium

Pada intinya fungsi kaca pembesar laboratorium adalah untuk memudahkan praktikan atau peneliti dalam melihat suatu objek agar terlihat lebih jelas. Lensa cembung pada kaca pembesar memungkinkan kita untuk melakukan banyak ekperimen sederhana.

Laboratorium biologi dan mikrobiologi adalah salah satu laboratorium yang paling sering menggunakan alat ini dalam pengujiannya. Misalnya pada saat ingin melihat sel dalam sampel darah tanpa harus melalui mikroskop.

Harga Kaca Pembesar

Kaca pembesar bukan suatu peralatan yang memiliki harga mahal karena fungsi dan penggunaannya yang universal. Setiap orang bisa memiliki kaca pembesar dengan membelinya di toko peralatan atau toko online.

Harga kaca pembesar paling murah berkisar atara puluhan ribu rupiah, sedangkan yang paling mahal bisa mencapai ratusan ribuan rupiah. Perbedaan harga ini biasanya karena ada perbedaan kualitas bahan lensa dan rangkanya.

Kesimpulan

Kesimpulan dari ulasan singkat yang kami sampaikan di atas antara lain sebagai berikut:

  • Kaca pembesar adalah salah satu alat laboratorium yang penggunaannya tidak begitu banyak pada beberapa laboratorium. Namun alat ini banyak digunakan pada laboratorium biologi, mikrobiologi dan kesehatan.
  • Kaca pembesar berfungsi untuk memperbesar suatu objek kecil yang ingin dilihat menggunakan mata telanjang tanpa batuan mikroskop.

Itulah fungsi kaca pembesar di laboratorium yang bisa kamu ketahui. Semoga artikel ini bisa bermanfaat, terima kasih.

Meidi Yuwono

Mahasiswa lulusan D3 Analisis Kimia dan S1 Teknologi Hasil Pertanian yang memiliki minat menulis artikel bertema edukasi & pendidikan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.