Ilmu Pengetahuan
Home » Blog » Fungsi Sarung Tangan Saat Bekerja di Laboratorium

Fungsi Sarung Tangan Saat Bekerja di Laboratorium

Pertanyaan seputar fungsi sarung tangan di laboratorium sering kita dapati pada soal-soal latihan. Nah, sebenarnya apa fungsi sarung tangan saat bekerja di laboratorium? Apakah sangat penting untuk selalu kita gunakan saat berada di laboratorium? Berikut ulasan singkat dari Blog Kimia.

Fungsi Sarung Tangan Saat Bekerja di Laboratorium

Jelaskan Fungsi Sarung Tangan Saat Bekerja di Laboratorium

Kamu pasti sudah pernah mendengar istilah Alat Perlindungan Diri atau APD kan? Ya, sarung tangan merupakan salah satu APD wajib yang harus kamu gunakan saat melakukan kegiatan di laboratorium. Bahkan tidak hanya sarung tangan, melainkan APD lain seperti maskerjas labsepatu safetykaca mata google juga wajib kamu gunakan. Namun fokus kita kali ini hanya pada sarung tangannya saja, untuk APD yang lain kita bahas di lain artikel.

Seperti yang kita tahu jika laboratorium adalah tempat uji eksperimen yang di dalamnya terdapat berbagai jenis bahan kimia berbahaya. Tidak hanya bahan kimia saja, bahkan alat laboratorium juga berpotensi menimbulkan resiko kecelakan yang tidak diinginkan, misalnya pecahan alat gelas laboratorium.

Pecahan gelas ini tentu bisa melukai tangan jika kita tidak menggunakan sarung tangan dan alat APD lainnya. Misalnya pada saat kamu memecahkan gelas beaker di laboratorium dan ingin membersihkannya. Tentu kamu harus menggunakan sarung tangan agar pecahan gelas beakernya tidak melukai tangan.

Biasanya sarung tangan laboratorium juga terdiri dari beberapa bahan yang tahan terhadap reaksi bahan kimia, misalnya seperti karet, latex, nitril dan vinyl. Namun sarung tangan karet merupakan jenis sarung tangan yang paling umum digunakan di laboratorium.

Ini karena fungsi sarung tangan karet di laboratorium yang dapat meminimalisir resiko kecelakaan ketika terkena bahan pekat seperti asam sulfatasam asetatasam nitrat dan asam pekat lainnya. Karet adalah bahan yang tidak mudah bereaksi dengan bahan-bahan kimia yang ada di laboratorium. Sehingga tanganmu akan tetap aman saat terkena bahan kimia berbahaya.

Kesimpulan

Dari uraian di atas kita bisa mengambil kesimpulan dari pertanyaan “jelaskan fungsi sarung tangan saat bekerja di laboratorium” sebagai berikut:

  • Melindungi tangan dari bahan kimia berbahaya yang mungkin dapat membuat kulit iritasi.
  • Memberikan perlindungan tangan dari peralatan gelas laboratorium yang pecah akibat kecelakaan kerja.
  • Memberikan perlindungan tangan terhadap temperatur suhu pada saat melakukan pengujian, seperti pada saat pemanasan dengan bunsen atau pembakar spiritus.

Itulah uraian singkat dari pertanyaan seputar fungsi sarung tangan di laboratorium. Tentunya kamu harus selalu mencegah segala resiko kecelakaan kerja pada saat melakukan pengujian di laboratorium. Salah satu caranya dengan menggunakan APD sesuai dengan SOP yang berlaku di masing-masing laboratorium. Semoga bermanfaat!

Meidi Yuwono

Mahasiswa lulusan D3 Analisis Kimia dan S1 Teknologi Hasil Pertanian yang memiliki minat menulis artikel bertema edukasi & pendidikan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.