Pengertian dan Fungsi Mikroskop – Manusia telah diciptakan dengan banyak kelebihan. Namun, terlepas dari itu manusia juga memiliki batasan. Seperti halnya pada penglihatan, tidak setiap benda dengan ukuran unit terkecil mampu dilihat oleh manusia menggunakan mata telanjang.

Maka dari itu terciptalah sebuah alat dengan nama mikroskop. Alangkah baiknya terlebih dulu untuk diketahui pengertian dan fungsi mikroskop.
Karena dengan begitu, pengenalan akan mikroskop akan jauh lebih mudah. Perihal apa itu mikroskop?, apa fungsi mikroskop?, dan apa saja bagian-bagiannya?. Semua perlu diketahui agar penggunaan mikroskop bisa dilakukan sesuai fungsi dan juga prosedur penggunaannya.

Pengertian dan Fungsi Mikroskop

Gambar Mikroskop Laboratorium

Gambar Mikroskop Laboratorium

Mikroskop yang telah digunakan dalam jangka waktu kurang lebih 400 tahun lamanya, ternyata pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuan yang berasal dari Middleburg Belanda yakni bernama Zascharias Janssen yang di bantu oleh Hans Janssen tepatnya pada tahun 1590. Berikut akan dijelaskan pengertian dan fungsinya secara lebih terinci.

A. Pengertian Mikroskop

Banyak orang yang telah mendefìnisikan seperti apa itu mikroskop?, tapi tidak terlepas dari itu tujuan yang dimiliki dari definisi itu tetaplah sama, yaitu agar sel dengan ukuran paling kecil dari bagian makhluk hidup dapat terlihat oleh mata. Sehingga dapat di definisikan seperti apa bentuknya.

1. Pengertian mikroskop secara etimologi (Bahasa)

Secara etimologi mikroskop berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua buah kata yaitu : micron yang artinya kecil, dan scopos/scopein yang artinya tujuan. Jadi, secara garis besar mikroskop berarti sebuah alat yang digunakan untuk melihat objek dengan ukuran yang sangat kecil.

2. Pengertian mikroskop secara terminologi (Istilah)

Sedangkan secara terminologi mikroskop di artikan sebagai media atau alat yang di gunakan para ahli medis dan peneliti untuk meneliti bagian atau sel-sel makhluk hidup yang tidak kasat mata. Dengan menggunakan dua lensa yakni lensa objektif yang lebih dekat dengan objek dan lensa negatif berada dekat lensa.

B. Fungsi Mikroskop

Fungsi Mikroskop

Fungsi Mikroskop

Fungsi utama dari sebuah mikroskop ialah untuk mengamati sel-sel makhluk hidup yang terbilang memiliki unit atau ukuran yang paling kecil dalam istilah lain dikatakan benda mikroskopis. Karena saking kecilnya maka benda itu tidak dapat dilihat dengan mata manusia secara telanjang.

Tidak terlepas dari itu, fungsi mikroskop mampu terealisasikan dengan adanya bantuan serta komponen-komponen yang ada dan terangkum didalam sebuah mikroskop. Karena tanpa unsur atau komponen itu tujuan dari fungsi mikroskop tidak akan pernah terealisasikan.

Bagian Komponen Miroskop Laboratorium

Bagian Komponen Mikroskop

Setelah mengenal fungsi mikroskop di atas, sekarang kita akan mengenal komponen yang ada pa da mikrooskop. Berikut dua bagian penting mikroskop :

1. Bagian mekanik

Yaitu merupakan bagian dengan fungsi sebagai penunjang. Penunjang apa?, yakni sebagai penunjang bagian optik. Ternyata bagian ini juga terdiri dari banyak sekali komponen. Lantas apa saja komponen itu?. Berikut beberapa penjelasannya :

  • Tabung mikroskop (tubus)

Berfungsi sebagai penghubung antara lensa okuler dan juga lensa objectif dalam sebuah mikroskop. Tidak hanya itu, tubus juga berfungsi untuk memfokuskan bayangan benda yang hendak atau sedang diamati.

  • Revolver

Revolver atau juga disebut pemutar lensa, merupakan sebuah tuas penyangga untuk lensa objectif. Dimana tugasnya ialah sebagai media untuk mempermudah pengaturan nilai pengamatan dari sebuah mikroskop.

  • Penjepit objek (klip)

Klip atau yang di artikan sebagai penjepit objek berguna untuk menjepit, menahan, atau memegang kaca preparat (objek) dengan tujuan agar lebih mempermudah untuk digerakan, yakni ketika sedang melakukan pengamatan.

  • Diafragma

Terkait pembahasan pengertian dan fungsi mikroskop, diafragma juga merupakan bagian yang tidak kalah penting. Diafragma sendiri terletak di bagian bawah meja preprat dan bertugas untuk mengatur berapa banyak jumlah cahaya yang bisa masuk untuk di fokuskan ke sample.

  • Meja mikroskop (meja objek)

Meja mikroskop, atau ada juga yang menyebutnya sebagai meja objek berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan sebuah objek atau benda yang hendak diteliti. Bayangkan tanpa adanya meja mikroskop ini lantas dimanakah objek penelitian akan diletakan?. Itulah seberapa pentingnya komponen ini.

  • Lengan mikroskop

Manakala mikroskop hendak dipindahkan maka komponen inilah yang nantinya akan sangat membantu. Jadi tugasnya ialah sebagai pegangan yang akan memudahkan proses pemindahan mikroskop.

  • Kaki mikroskop

Bertugas sebagai penyanggah atau penopang mikroskop pada saat sedang melakukan penelitian. Karena tanpa adanya penopang, mikroskop tidak akan mampu berdiri secara tegak. Al-hasil penelitian pun tidak akan berjalan secara lancar.

  • Pemutar halus dan pemutar kasar (mikrometer dan makrometer)

Letak bagian ini bertepatan pada lengan mikroskop sedangkan fungsinya ialah untuk mengatur kedudukan lensa objectif terhadap objek yang sedang atau akan diamati.

  • Sendi inklanasi

Yang terakhir adalah sendi inklanasi. Untuk lebih mempermudah pengamatan, maka bagian ini telah ditujukan dan dikhususkan sebagai media yang bisa mengatur derajat kemiringan mikroskop.

2. Bagian optik

Tidak kalah penting sama halnya bagian mekanik, bagian ini justru lebih berpengaruh pada kinerja mikroskop. Bahkan bagian inilah yang menjadi fungsi utama mikroskop. Karena sudah jelas bahwa fungsi bagian optik itu hanya sebagai penunjang, otomatis bagian inilah sebagai fungsi utamanya.

Tugas dari bagian ini ialah sebagai bagian yang dapat membuat proyeksi bayangan benda atau objek yang tengah diteliti. Sehingga dengan bantuan bagian ini mata kita mampu melihat bayangan objek tersebut. Berikut beberapa uraian dari komponen-koponen penyusun bagian optik mikroskop :

  • Lensa objektif

Lensa objektif ini terletak dekat sekali dengan objek yang hendak atau sedang di amati. Fungsi dari lensa ini sendiri ialah untuk memperbesar bayangan objek tersebut. Jumlah perbesaran objek bisa mencapai sepuluh kali, empat puluh kali, dan bahkan bisa mencapai seratus kali.

  • Lensa okuler

Letak lensa okuler berada di bagian atas mikroskop. Yang mana lensa ini merupakan lensa yang paling dekat kedudukannya dengan mata pengamat. Peran dari lensa okuler ini ialah untuk membentuk bayangan nyata yang di hasilkan oleh lensa objektif.

Sedangkan jumlah dari lensa okuler itu sendiri tergantung pada jenis mikroskop yang di gunakan. Lalu ada berapa jenis mikroskop?. Ternyata mikroskop terbagi kedalam dua jenis. Yaitu :

Jenis mikroskop berdasarkan bada penampakan objek yang diamati :

  1. Mikroskop dua dimensi (mikroskop cahaya), jenis mikroskop yang lebih sederhana.
  2. Mikroskop tiga dimensi (mikroskop stereo), jenis mikroskop yang lebih modern.

Jenis mikroskop berdasarkan sumber cahayanya :

  1. Mikroskop cahaya
  2. Mikroskop elektron
  • Reflektor

Apa itu reflektor?, reflektor juga disebut sebagai cermin pengatur. Lantas bagaimana cara kerja atau fungsinya?, fungsi dari reflektor itu sendiri adalah untuk memantulkan cahaya kedalam diafragma.

  • Kondensor

Dengan bantuan kondensor cahaya yang masuk dan telah di pantulkan tadi akan dikumpulkan dengan tujuan agar cahaya tersebut dapat lebih di pusatkan kepada objek yang diamati. Lantas cara untuk menggunakannya ialah dengan memutarnya ke arah kanan atau kekiri ataupun bisa di naik turunkan.

Nah, itulah tadi beberapa uraian dan pembahasan mengenai pengertian dan fungsi mikroskop. Perlu di garis bawahi bahwa setiap komponen dalam sebuah alat laboratorium pasti saling mengikat satu sama lain. Hal ini bertujuan agar fungsi dari alat itu dapat terwujudkan atau terealisasikan.