Ilmu Pengetahuan
Home » Blog » Fungsi Larutan Blanko dalam Analisis Kimia

Fungsi Larutan Blanko dalam Analisis Kimia

Larutan blanko memiliki fungsi yang penting dalam analis kimia di laboratorium. Pengukuran konsentrasi suatu zat dalam larutan sangat penting untuk menentukan keberadaan zat tersebut dan kuantitasnya. Namun, terkadang terdapat zat lain dalam larutan yang dapat memengaruhi hasil pengukuran.

Oleh karena itu, kita membutuhkan larutan blanko untuk menghitung konsentrasi senyawa atau sampel yang digunakan. Lalu apa itu larutan blanko? dan apa fungsi larutan blanko dalam analisis kimia di laboratorium? Dalam artikel ini, kita akan membahas fungsi larutan blanko dan mengapa larutan blanko sangat penting dalam analisis kimia.

Apa itu Larutan Blanko?

Fungsi Larutan Blanko

Larutan blanko adalah larutan yang tidak mengandung zat yang sedang dianalisis. Larutan ini digunakan sebagai acuan untuk menentukan keberadaan dan konsentrasi zat dalam larutan. Dalam pengukuran konsentrasi zat, larutan blanko digunakan sebagai kontrol untuk memastikan bahwa hasil pengukuran tidak dipengaruhi oleh zat lain yang terdapat dalam larutan.

Lalu kapan larutan blanko harus kita gunakan? Larutan blanko harus digunakan pada setiap kali melakukan analisis kimia untuk memastikan akurasi pengukuran konsentrasi zat dalam larutan. Larutan blanko harus digunakan sebelum setiap pengukuran untuk menentukan baseline atau dasar dari pengukuran konsentrasi zat dalam larutan.

Fungsi Larutan Blanko

Larutan blanko memiliki beberapa fungsi penting dalam analisis kimia, diantaranya:

  1. Menghilangkan pengaruh zat lain dalam larutan Larutan blanko digunakan untuk menghilangkan pengaruh zat lain dalam larutan yang dapat memengaruhi hasil pengukuran. Dengan menggunakan larutan blanko, kita dapat menetapkan baseline atau dasar dari pengukuran konsentrasi suatu zat dalam larutan.
  2. Memastikan akurasi pengukuran Dengan menggunakan larutan blanko, kita dapat memastikan akurasi pengukuran konsentrasi zat dalam larutan. Larutan blanko digunakan sebagai kontrol untuk memastikan bahwa hasil pengukuran tidak dipengaruhi oleh zat lain dalam larutan.
  3. Menentukan batas deteksi Larutan blanko juga digunakan untuk menentukan batas deteksi suatu zat dalam larutan. Batas deteksi adalah konsentrasi minimum suatu zat yang masih dapat dideteksi oleh alat analisis.

Jenis-Jenis Larutan Blanko

Terdapat beberapa jenis larutan blanko dalam analisis kimia di laboratorium. Jika biasanya kita sangat familiar mendengar bentuk larutan blanko ada zat cair, maka ada juga larutan blanko berupa padatan dan gas. Berikut penjelasan masing-masing larutan blanko tersebut:

  1. Larutan Blanko Air: Larutan blanko air digunakan untuk analisis kimia yang dilakukan dalam fase air. Larutan blanko air dibuat dengan menggunakan air yang telah di-filter dan di-deionisasi untuk menghilangkan zat-zat yang tidak diinginkan.
  2. Larutan Blanko Padat: Larutan blanko padat digunakan untuk analisis kimia yang dilakukan pada sampel padat. Larutan blanko padat dibuat dengan menggunakan bahan yang sama dengan sampel padat yang akan dianalisis.
  3. Larutan Blanko Udara: Larutan blanko udara digunakan untuk analisis kimia yang dilakukan pada gas atau udara. Larutan blanko udara dibuat dengan menggunakan gas atau udara yang telah disaring dan dibersihkan dari zat-zat yang tidak diinginkan seperti debu atau partikel lainnya

Larutan blanko udara sangat penting dalam analisis kimia gas karena zat-zat seperti uap air dan nitrogen dapat memengaruhi hasil pengukuran konsentrasi gas yang sedang dianalisis. Dengan menggunakan larutan blanko udara, kita dapat memastikan bahwa hasil pengukuran konsentrasi gas tidak dipengaruhi oleh zat-zat lain dalam udara.

Kesimpulan

Larutan blanko adalah salah satu jenis larutan yang penting dalam analisis kimia. Larutan blanko digunakan untuk memastikan akurasi pengukuran konsentrasi zat dalam larutan, sehingga hasil analisis dapat menjadi lebih akurat dan dapat diandalkan. Karena itu, penting bagi para ahli kimia untuk memahami fungsi dan cara pembuatan larutan blanko yang tepat agar dapat melakukan analisis kimia dengan hasil yang akurat.

Meidi Yuwono

Mahasiswa lulusan D3 Analisis Kimia dan S1 Teknologi Hasil Pertanian yang memiliki minat menulis artikel bertema edukasi & pendidikan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.