Pengujian mikroorganisme di laboratorium dapat dilakukan dengan bantuan alat gelas yang sering disebut dengan cawan petri. Cawan ini sebenarnya lebih sering kita jumpai di laboratorium farmasi ataupun laboratorium mikrobiologi.

Namun di laboratorium kimia, cawan petri juga biasa digunakan untuk pengujian laboratorium yang melibatkan mikroorganisme ataupun sel bakteri. Untuk mengenal lebih jauh mengenai alat ini, Kami telah merangkum pengertian dan fungsi cawan untuk kalian simak.

Pengertian Cawan Petri

Gambar Cawan Petri Laboratorium

Gambar Cawan Petri Laboratorium

Cawan perti adalah alat laboratorium yang memiliki bentuk melingkar dan silinder. Alat ini biasa digunakan untuk mengembangkan mikroorgaisme dan sel bakteri.

Sejarah kemunculan cawan petri berawal dari ilmuwan Jerman yang bernama Julius richard Petri pada tahun 1877. Sehingga alat ini disebut dengan cawan petri yang diambil dari nama penemunya.

Fungsi Cawan Petri

Fungsi Cawan Petri

Banyak orang yang bertanya mengenai fungsi dari cawan petri di laboratorium. Kebanyakan dari mereka mengira jika kegunaan cawan petri hanya sebatas untuk mengembangbiakan bakteri ataupun sel bakteri saja. Namun sebenarnya cawan ini adalah alat yang serbaguna dan memiliki banyak fungsi.

Berikut ini adalah fungsi dan kegunaan cawan petri di laboratorium:

  • Mengembangbiakan bakteri, jamur dan virus.
  • Dapat digunakan untuk mengamati perilaku serangga,
  • Mengamati proses pembentukan kecambah dalam biji.
  • Digunakan untuk menyimpan sampel pengujian.
  • Digunakan untuk menguapkan pelarut.

Cawan petri memiliki peran yang cukup vital di laboratorium farmasi dan laboratorium mikrobiologi.

Cara Menggunakan Cawan Petri

Cara Menggunakan Cawan Petri

Penting sekali untuk mengetahui cara penggunaan alat laboratorium yang satu ini. Pasalnya jika menggunakannya tidak benar maka akan berakibat pada gagalnya pengujian yang sedang kalian lakukan. Untuk itu mari kita pahami betul cara penggunaan alat ini.

Berikut ini adalah cara penggunaan cawan petri di laboratorium:

  • Pastikan cawan petri dalam keadaan steril (tidak terkontaminasi bakteri). Jika cawan petri dalam keadaan tidak steril maka dapat disterilkan terlebih dahulu.
  • Isi cawan petri dengan media agar. Media agar biasanya mengandung nutrisi yang dapat membantu pertumbuhan bakteri atau mikroorganisme.
  • Kemudian simpan cawan petri kedalam refrigator dan tunggu hingga bakteri berkembang biak.
  • Apabila kalian ingin mengambilnya, pastikan kondisi refrigator dalam suhu kamar.
  • Kemudian ambil bakteri dan masukan kedalam kultur media secara perlahan. Tidak dianjurkan untuk menekannya pada saat memindahkannya.
  •  Simpan kembali cawan petri dan media kultur ke dalam refrigator dengan suhu  ruang 37°C.

Setelah kultur sel tumbuh, ambil sampel dan gunakan untuk penelitian lebih lanjut. Perlu diperhatikan untuk menggunakan peralatan K3 sesuai dengan protokol laboratorium.

Jangan pernah bersentuhan secara langsung dengan bakteri pada saat percobaan karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti diare dan gatal. Hal ini mungkin terjadi karena sampel yang kita uji mengandung beberapa organisme bakteri yang berbahaya.

Macam-Macam Cawan Petri

Walaupun alat ini memiliki kemiripan nama dengan berbagai cawan laboratorium seperti cawan porselin ataupun cawan krusibel. Nyatanya cawan petri memiliki banyak sekali perbedaan.

Diantara perbedaan itu ialah bahan yang digunakan. Cawan petri kaca merupakan jenis cawan yang paling sering dijumpai. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, cawan petri plastik juga dapat kita temukan di laboratorium.

Cawan petri kaca memiliki keunggulan daripada cawan petri yang terbuat dari plastik. Keunggulan cawan petri kaca adalah tahan terhadap suhu panas 120°C. Sehingga memudahkannya dalam proses sterilisasi dalam autoklaf dan dapat digunakan kembali.

Sedangkan cawan petri plastik hanya dapat digunakan satu kali saja. Biasanya cawan ini akan dibuang atau dimusnahkan setelah digunakan untuk kultur bakteri.

Harga Cawan Petri

Karena alat ini memiliki 2 bahan yang berbeda, yaitu kaca dan plastik maka harganya juga akan beberbeda. Beberapa cawan petri juga memiliki beberapa ukuran yang ada di pasaran. Ukuran cawan petri ini juga turut mnyumbang perbedaan harga dari alat yang satu ini.

Dibawah ini adalah harga cawan petri yang sudah kami kumpulkan dari beberapa sumber:

  • Cawan Petri 80 x 150 mm (Glass) memiliki harga Rp. 25.000 -> Beli Disini
  • Cawan Petri 150 x 250 mm (Glass) memiliki harga Rp. 53.000 -> Beli Disini
  • Cawan Petri 90 x 150 mm (Plastik) memiliki harga Rp. 2.500 -> Beli Disini

Harga diatas tentu akan berbeda-beda pada setiap toko langganan kalian. Namun kalian dapat menjadikan harga diatas sebagai referensi pada saat ingin membeli alat tersebut.

Kesimpulan

Setelah kalian membaca tulisan diatas maka bisa ditarik kesimpulan, diantaranya yaitu:

  • Cawan Petri adalah alat laboratorium yang digunakan pada proses perkembangbiakan bakteri dan sel. Selain itu alat ini juga memiliki beberapa fungsi lain seperti tempat penyimpanan sampel dan penguapan pelarut.
  • Umumnya cawan petri terbuat dari kaca, sehingga alat ini dikenal sebagai alat gelas laboratorium. Namun faktanya cawan petri plastik juga kerap ditemukan di banyak laboratorium.

Demikian ulasan mengenai cawan petri dan fungsinya di laboratorium. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.